Rabu, 18 April 2012
PRINSIP COST HISTORT VS FAIR VALUE
Historical Cost.
Menurut Suwardjono (2008;475) biaya historis merupakan rupiah kesepakatan atau harga pertukaran yang telah tercatat dalam sistem pembukuan. Prinsip historical cost menghendaki digunakannya harga perolehan dalam mencatat aktiva, utang, modal dan biaya. Yang dimaksud dengan harga perolehan adalah harga pertukaran yang disetujui oleh kedua belah pihak yang tersangkut dalam tranksaksi. Harga perolehan ini harus terjadi pada seluruh traksaksi diantara kedua belah pihak yang bebas. Harga pertukaran ini dapat terjadi pada seluruh tranksaksi dengan pihak ekstern, baik yang menyangkut aktiva, utang, modal dan transaksi lainnya.
Fair Value.
Berdasarkan FASB Concept Statement No. 7 dapat ditarik suatu kesimpulan bahwa fair value adalah harga yang akan diterima dalam penjualan aset atau pembayaran untuk mentransfer kewajiban dalam transaksi yang tertata antara partisipan di pasar dan tanggal pengukuran (Perdana, 2011) FASB, dalam Statement yang terbaru 157, pengukuran fair value mengesahkan fair value sebagai exit value, dengan tanda setuju dari IASB kepada beberapa reservasi minor : “ fair value adalah harga yang akan diterima dengan menjual satu aset atau yang dibayar untuk memindahkan suatu kewajiban dalam transaksi antara peserta-peserta pasar di tanggal pengukuran.” (Penman, 2007;33). Menurut Suwardjono (2008;475) fair value adalah jumlah rupiah yang disepakati untuk suatu obyek dalam suatu tranksaksi antara pihak-pihak yang berkehendak bebas tanpa tekanan atau keterpaksaan. Dengan demikian, fair value bukanlah nilai yang akan diterima atau dibayarkan entitas dalam suatu transaksi yang dipaksakan, likuidasi yang dipaksakan, atau penjualan akibat kesulitan keuangan. Nilai adalah nilai yang wajar mencerminkan kualitas kredit suatu instrumen.
Bagaimana sudah agak mengerti kan perbedaanya dari kedua metode penghitungan biaya tersebut ?
Pada kenyataannya, dunia bisnis lebih mengandalkan data-data pasar di banding dengan data-data historis, hal ini membuat angka-angka yang disajikan dalam laporan keuangan menjadi tidak handal lagi, laporan keuangan tidak dapat meng-capture kondisi keuangan saat ini dalam angka-angka yang disajikannya karena angka-angka tersebut merupakan refleksi dari masa lalu.
Pergeseran ini membuat para pakar akuntansi mulai memikirkan jalan keluar atas masalah ini, buat apa ada laporan keuangan yang dihasilkan dari aktifitas accounting tetapi pada akhirnya laporan keuangan tersebut tidak dapat berbicara dengan tepat.
Dimulai dari konvergensi akuntansi internasional yang sering membicarakan harmonisasi akuntansi antar Negara diseluruh dunia, mulai terpikir untuk memformulasikan standar acuan yang tepat untuk merubah mindset akuntansi ini. International Financial Reporting Standard (IFRS) yang saat ini telah menjadi acuan standar akuntansi di seluruh dunia. Didalam IFRS tersebut terlihat dengan jelas bagaimana akuntansi berubah dari historical value menjadi fair value (yang merupakan refleksi dari market value).
Sebagai contoh, misalnya tanah yang selama ini dinilai berdasarkan harga perolehan, di buku perusahaan dicatat sebesar 1 miliar, mungkin saja jika menggunakan harga pasar harganya bisa menjadi 2 miliar saat ini. Jadi sangat tidak tepat dalam mengukur kinerja jika menggunakan return on aset (ROA) berdasarkan harga perolehan tersebut. Contoh lainnya dalam memperoleh pinjaman sebesar 100 juta, perusahaan mengeluarkan biaya-biaya untuk mendapat pinjaman tersebut sebesar 6 juta, dalam historical value yang kita kenal selama ini pinjaman tersebut dicatat di buku perusahaan tetap sebesar 100 juta tanpa mempertimbangkan attributable cost tersebut, seharusnya jika di-netting, perusahaan hanya mendapat 94 juta bukan? Pengukuran kinerja solvabilitasnya tentu juga akan berbeda bila menggunakan kedua jenis pengakuan ini.
Dari contoh tersebut alangkah lebih tepat bila kita mengandalakan kondisi pasar dari pada sekedar catatan akuntansi, demikian juga dengan mengukur nilai perusahaan, alangkah lebih tepat memasukkan variable market value dari pada sekedar variable-variable akuntansi seperti net income, ROA, ROI, RI, DER, dll.
Informasi dalam laporan keuangan dinyatakan memiliki relevansi apabila informasi tersebut mampu mempengaruhi keputusan investor. Informasi juga dinyatakan memiliki reliabilitas yang tinggi jika informasi tersebut sesuai dengan keadaan yang sebenarnya dan dapat diuji kebenarannya oleh pihak lain. Akuntan meyakini bahwa jika laporan keuangan mampu memenuhi kedua karakteristik tersebut, maka laporan keuangan akan berguna dalam pengambilan keputusan investasi.
Namun apabila laporan keuangan menggunakan metode historical costing, maka dipandang akan mengurangi aspek kualitas relevansi, sehingga laporan keuangan tersebut tidak dapat digunakan dalam pengambilan keputusan. Oleh sebab itu fair value muncul untuk mengatasi kekurangan historical cost. Namun fair value tidak dapat sepenuhnya berguna untuk pengambilan keputusan karena tidak memiliki reliabilitas. Baik historical cost maupun fair value mempunyai kelebihan dan kekurangan masing-masing. Karna perdebatan ini maka historical cost sampai sekarang masih digunakan.
SAK KONVERGAN KE IFRS
PERKEMBANGAN AKUNTANSI INTERNASIONAL
PERKEMBANGAN AKUNTANSI INTERNASIONAL
Bersamaan dengan berkembangnya kesadaran terhadap faktor-faktor yang mempengaruhi perkembangan akuntansi, terdapat pula kenyataan bentuk-bentuk akuntansi yang berbeda pada tiap negara. Berbagai bentuk akuntansi tersebut tentu saja dapat diklasifikasikan berdasarkan perbedaan dan persamaan yang dimiliki. Klasifikasi akuntansi dan sistem pelaporan perlu dilakukan untuk melakukan deskripsi, analisa dan prediksi terhadap perkembangan sistem akuntansi. Tujuannya adalah untuk dapat membantu mengetahui sejauh mana suatu sistem mempunyai persamaan dan perbedaan. Bentuk-bentuk perkembangan sistem akuntansi suatu negara dibandingkan dengan yang lain serta kemungkinannya untuk berubah, dan alasan mengapa suatu sistem mempunyai pengaruh dominan dibandingkan dengan yang lain. Selain itu pengklasifikasian tersebut seharusnya juga dapat membantu pengambilan keputusan untuk menilai prospek dan problem dalam masalah harmonisasi internasional.
Klasifikasi Akuntansi dan Sistem Pelaporan.
Badan Yang Mengatur, Membuat Standar aset & Pasar Modal di Negara :
1. Indonesia : Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (Bapepam-LK)
2. Australia : The Australian Securities and Investment Commission (ASIC) – mengawasi dan mengatur market conduct dan perlindungan terhadap konsumen;
3. Amerika Serikat : the Securities Exchange Act
4. Hongkong : (SFC) Securities and Futures Commission
5. Jerman : Federal Financial Supervisory Authority (FFSA).
Persyaratan Umum Pencatatan di BEI
Calon emiten bisa mencatatkan sahamnya di Bursa, apabila telah memenuhi syarat berikut :
1. Pernyataan Pendaftaran Emisi telah dinyatakan Efektif oleh BAPEPAM-LK.
2. Khusus calon emiten yang bidang usahanya memerlukan ijin pengelolaan (seperti jalan tol, penguasaan hutan) harus memiliki ijin tersebut minimal 15 tahun.
3. Calon emiten yang merupakan anak perusahaan dan/atau induk perusahaan dari emiten yang sudah tercatat (listing) di BEI dimana calon emiten memberikan kontribusi pendapatan kepada emiten yang listing tersebut lebih dari 50% dari pendapatan konsolidasi, tidak diperkenankan tercatat di Bursa.
4. Persyaratan pencatatan awal yang berkaitan dengan hal finansial didasarkan pada laporan keuangan Auditan terakhir sebelum mengajukan permohonan pencatatan.
Jumat, 30 Maret 2012
Introduction to internal accounting
B. Describe Accounting Issues Created by International Trade (Menjelaskan Isu-Isu Akuntansi Yang Diciptakan Oleh Perdagangan Internasional)
Trade Transaksi Internasional, FDI dan Isu Akuntansi Terkait Dijual kepada pelanggan asing Pertemuan pertama Kebanyakan perusahaan ‘dengan bisnis internasional terjadi sebagai penjualan ke pelanggan asing. Seringkali, penjualan dilakukan secara kredit dan disepakati bahwa pelanggan asing akan membayar dalam mata uang sendiri (misalnya, peso Meksiko). Dijual kepada pelanggan asing Hal ini menimbulkan risiko valuta asing sebagai nilai mata uang asing kemungkinan akan berubah dalam kaitannya dengan mata uang negara perusahaan rumah (misalnya, dolar U.S).
Dua jenis FDI adalah Greenfield investasi dan akuisisi. Investasi Asing Langsung (FDI) Greenfield investasi – pembentukan baru operasi di negara asing Akuisisi – investasi dalam operasi yang ada di negara asing. FDI menciptakan dua isu utama:
- Kebutuhan untuk mengkonversi dari lokal ke US GAAP sejak pencatatan akuntansi biasanya disusun dengan menggunakan GAAP lokal.
- Kebutuhan untuk menerjemahkan dari mata uang lokal ke dolar AS sejak catatan akuntansi biasanya disusun dengan menggunakan mata uang lokal.
Dalam segala hal kita mendapati isu-isu yang beredar, begitu pula dengan perdagangan internasional pun terciptakan isu-isu akuntansi yang terkait di dalamnya. Investasi asing langsung (fdi) dapat berupa pembentukan baru operasi di negara asing (greenfield investasi) dan investasi dalam operasi yang ada di negara asing (akuisisi).
Fdi ini terjadi pada saat perusahaan berinvestasi dalam operasi bisnis pada negara asing sebagai alternatif untuk mengekspor dari pemasok dan ataupun mengimpor pada pelanggan yang berada di negara asing. Isu utama yang diciptakan fdi ini adalah mengenai kebutuhan untuk :
a. Mengkonversi dari lokal ke us gaap sejak pencatatan akuntansi yang pada biasanya disusun dengan menggunakan gaap lokal.
b. Menerjemahkan dari mata uang lokal ke dolar as sejak catatan akuntansi padahal biasanya disusun dengan menggunakan mata uang lokal.
Dapat disebutkan bahwa :
Pada pertemuan untuk yang pertama kali pada banyak perusahaan yang bergerak di bidang bisnis internasional seringkali melakukan penjualan ke pelanggan asing di mana penjualan ini dilakukan dengan sistem kredit (tidak tunai) disertai dengan kesepakatan yaitu pelanggan asing tersebut akan membayarnya berdasarkan mata uang negaranya sendiri. Akibatnya akan timbul risiko valuta asing di mana sebagai nilai mata uang asing ada kemungkinan akan berubah karena tidak sesuai yang dengan mata uang negara perusahaan lokal. Oleh karena itu dapat dilakukan hedging (lindung nilai) terhadap kerugian dari fluktuasi nilai tukar.
Selain itu secara konsep ,dimungkinkan bahwa suatu perusahaan multi nasional memiliki lebih dari satu mata uang fungsional karena dalam prakteknya maka diperlukan seleksi mata uang fungsional.
Faktor faktor yang yang mempengaruhi penentuan mata uang fungsional indikator aliran kas, indikator harga jual ,indikator pasar,indikator biaya ,indikator pendanaan,indikator transaksi antar perusahaan dan penyusunan.
C. Explain reasons for, and accounting issues associated with, Foreign Direct Investment (Jelaskan alasan untuk, dan isu-isu akuntansi yang terkait dengan, investasi asing langsung ).
Terdapat alasan untuk foreign Investment langsung adalah :
1. Tingkatkan sales dan profits
Penjualan internasional mungkin saja satu sumber margin keuntungan lebih tinggi atau laba tambahan melalui penjualan tambahan.
2. Masuk rapidly growing atau emerging markets
Investasi langsung yang asing adalah makna untuk meningkatkan suatu tumpuan/kedudukan dalam satu dengan cepat berkembang atau muncul pasar. Objektif terakhir harus meningkatkan penjualan dan laba.
3. Mengurangi costs
Sebuah perusahaan kadang-kadang bisa mengurangi biaya menyediakan barang-barang dan layanan ke pelanggan nya melalui investasi langsung yang asing.
4. Amankan domestic markets
Untuk melemahkan satu kompetitor internasional potensial dan melindungi pasar domestik nya, satu perusahaan mungkin memasuki pasar rumah kompetitor.
5. Amankan foreign markets
Investasi tambahan dalam suatu negara asing adalah kadang-kadang mendorong oleh suatu kebutuhan untuk melindungi pasar itu dari kompetitor lokal.
6. Peroleh technological dan managerial know-how
Selain dari pada melakukan riset dan pengembangan di rumah, cara lain untuk memperoleh ‘know-how’ teknologi dan managerial harus menyiapkan satu operasi dekat dengan memimpin kompetitor.
Seperti yang dijelaskan diatas Investasi Asing Langsung dapat menimbulkan isu-isu Akuntansi Internasional. Investasi Asing Langsung ini erat hubungannya dengan penjualan internasional yang merupakan sumber margin keuntungan yang lebih tinggi atau laba tambahan melalui penjualan tambahan. Produk Unik atau keuntungan-keuntungan teknologi dapat menyediakan satu komparatif keuntungan bahwa satu perusahaan berharap untuk memanfaatkan dengan cara mengembangkan penjualan di dalammancanegara.
Beberapa pasar internasional mampu tumbuh dan berkembang lebih cepat dari yang lain. Ini tidak terlepas dari peran Investasi Asing Langsung. Investasi ini bertujuan untuk meningkatkan suatu kedudukan dan berkembang cepat dalam pasar. Tujuan terakhir dari Investasi Asing Langsung yaitu meningkatkan penjualan dan laba.
Senin, 31 Oktober 2011
Pengembangan Tanggung Jawab Sosial
Indofood Bagikan Pohon Penghijauan

Latar Belakang
PT. Indofood Sukses Makmur TBK memiliki gagasan untuk mengadakan penanaman pohon bagi anak SDN guna meningkatkan tingkat kecintaannya kepada lingkungan. Akan diselenggarakan bertepatan dengan Hari Ank Nasional. Ini suatu bentuk kepedulian PT. Indofood Sukses Makmur kepada masyarakat dan lingkungannya, sebagai salah satu pilar CSR (corporate social responsibility).
Niat dari diselenggarakannya acara ini adalah untuk memberikan pendidikan dan kesehatan bagi lingkungan dan masyarakat. Mengapa kami memilih untuk mengajak serta siswa/siswi SDN dalam menanam pohon agar semenjak kecil mereka memiliki rasa kepedulaian yang besar terhadap lingkungannya.
Dalam tanggung jawab sosial PT. Indofood Sukses Makmur ini mengadakan penanaman batang pohon sebanyak 150 di Pontianak, diantaranya 25 batang jambu, 25 batang kelapa, 25 batang sawo, 25 batang mangga dan 50 batang lengkeng. Yang diharapkan akan bermanfaaat bagi masyarakat bukan hanya sebagai penghijauan, tapi juga sebagai peneduh, penyerapan air, dan dikala sudah berbuah dapat dikonsumsi bagi masyarakat setempat.
Contoh kasus
Senin, 02 Agustus 2010 , 09:07:00
Indofood Bagikan Penghijauan Pohon
PONTIANAK
Untuk memperingati Hari Anak Nasional 2010, PT Indofood Sukses Makmur TBK Kalbar menggelar acara bertema ”Anak dan Lingkungan”. Acara ini digelar di SDN 41, Perum IV. Dalam perayaan kali ini, berbagai macam kegiatan dilaksanakan, diantaranya penanaman 150 batang pohon untuk penghijauan di sekitar pohon.”Kita ingin mengajak anak Indonesia mencintai lingkungan dengan menanam pohon. Pohon yang ditanam diantaranya bibit Lengkeng 50 batang, Mangga 25 batang, Jambu 25 batang, kelapa 25 batang, dan Sawo 25 batang,” jelas Sumbono Hadi, Production Manager PT Indofood Sukses Makmur TBK Kalbar.
Sementara itu, Firman, Personal Officer Indofood CBP, dalam kegiatan kali ini, tak hanya penanaman, tetapi mereka juga menggelar kegiatan hiburan untuk anak-anak seperti mewarnai, lomba joget, serta menjual paket Indomie dengan harga murah dan penyerahan buku pustaka nusantara.
”Ini semua sebagai tanda kepedulian kami terhadap anak-anak dan kepedulian perusahaan terhadap pelestarian lingkungan hidup, yang merupakan salah satu pilar dari Corporate Social Responsibility (CSR) Indofood. Selain itu, kami juga concern pada bidang pendidikan dan kesehatan,” jelas Firman.Menurut Husnawati, Kepala Sekolah SDN 41, mengatakan kegiatan yang dilaksanakan Indofood memberikan dampak positif terhadap anak. Karena dengan menanam pohon, maka edukasi mengenai kecintaan lingkungan dapat tertanam pada diri siswanya.”Kecintaan terhadap lingkungan harus ditanamkan sejak dini. Maka dari itu, dengan perayaan hari anak oleh Indofood di sekolah kami, berwujud penanaman pohon, sebagai salah satu pendidikan terhadap kecintaan lingkungan tersebut,” jelas dia.
Untuk itu, Husnawati berharap, pohon yang ditanam nantinya dapat bermanfaat bagi warga. Karena selain menghasilkan buah yang dapat dikonsumsi, pohon tersebut juga berguna sebagai peneduh, karena dia mengaku, di sekitar sekolah tidak terdapat pepohonan.
Cara menyelesaikan masalah:
Agar acara ini dapat terlaksanakan maka PT. Indofood Sukse Makmur harus memutar akal agar dari setiap barang yang dijual akan disisihan sebagian uangnya yang kan digunakan sebagai pengemangan tanggung jawab social kepada masyarakat. Agar mendapatkan hasil yang banyak makan harus diadakan sosialisasi atau iklan yang memberitahukan bahwa ‘setiap pembelian makan kalian akan menyumbangkan sebagian untuk kepentingan lingkungan’. Hal ini juga bertujuan untuk masyarakat berduli akan melestarikan lingkungan dan bersedia membantu untuk kepentingan orang banyak.
Kesimpulan:
Banyak sekali nilai tambah yang dihasilkan PT. Indofood Sukses Makmur dalam menjalankan pengembangan tanggung jawab social ini. Selain dapat turut serta mengajak masyarakat dalam mencintai lingkungan PT. Indofood juga menjadi usaha yang akan dipandang baik bukan hanya dari konsumen (masyarakat), namun juga berperan serta membantu pemerintah dalam mengatasi masalah lingkungan.
Memberikan pendidikan dan edukasi bagi siswa/siswi SDN semenjak kecil agar mencintai lingkungan dan alamnya guna kepentingan orang banyak dan jangka panjang. Serta memberikan keuntungan banyak bagi masyrakat sekitar disini khususnya masyarakat Pontianak karena akan menambah ke indahan penghijauan kota yang membuat keasrian atau kesejukan. Juga pohon yang ditanam dapat menyerap atau menampung air jika musim kemarau datang maka masyarakat tidak terlalu terkena dampak kekeringan atau kesulitan mendapatkan air. Dan buah yang akan dihasilkan oleh pohon tersebut dapat dikonsumsi masyarakat.
Pesan:
Cinta ilah lingkungan mu, karena dengan mencintai lingkungan kita akan mendapatkan banyak kenikmatan yang tak terhingga. Contohnya menanam pohon.
Kelompok:
Nurina Utami 202.08.928
Margaretha 202.08.
Ester Lina 202.08
Selasa, 04 Oktober 2011
pelanggaran etika profesi akuntansi

Rangkuman :
Badan Anggaran Negara yang seharusnya membuat RAPBN 2012, namun sampai saat ini RAPBN 2012 belumterselesaikan. Padahal pada tanggal oktober 2012 sudah harus ditetapkan. Sesuai dengan UU APBN harus ditetapkan harus ditetapkan selambat – lambatnya 2 (dua) bulan sebelum tahun anggaran berjalan. Laporan ini bisa memungkinkan dapat terselesaikan tetap pada tanggal 31 Oktober 2012, tetapi dalam pengerjaannya harus dikerjakan secara maksimal (siang s.d malam) dan hal ini tentu menimbulkan resiko, seperti dapat di perkirakan bahwa sesuatu yang dikerjakan secara terburu – buru besar kemungkinannya akan menghasilkan sesuatu yang tidak maksimal.
Jika sampai tanggal yang ditentukan laporan RAPBN belum juga rampung, maka dikhawatirkan akan menimbulkan masalah yang lebih besar lagi. Jika hal itu terjadi maka akan dibuat alternative antisipasi dengan menggunakan skema APBN 2011. Berhentinya pembahasan RAPBN 2012, disebabkan oleh diperiksanya pemimpin Badan Anggaran (BA) oleh KPK (Komisi Pemberantasn Korupsi). Para anggota BA masih menunggu perkembangan kelanjutan pimpinan legislative mengenai kasus yang menyeret pimpinan mereka tersebut. Jika tidak ada perkembangan, dikhawatirkan pembahasan mengenai RAPBN 2012 ini tidak akan terjadi secara maksimal.
Sebenarnya pembahasan RAPBN 2012 sudah separuh jalan. Terakhir 3 panitia kerja telah dibentuk untuk menyesaikan, yakni Panitia Kerja (PK) Asumsi Mikro Ekonomi, Panitia Kerja (PK) Belanja pemerintah pusat, dan Panitia Kerja (PK) Belanja transfer daerah. 4 PK belanja transfer daerah sedang menunggu tindak lanjut surat yang telah dikirim ke pimpinan DPR. Sedangkan ke 2 pimpinan Badan Anggaran yang diperiksa sebagai saksi untuk tersangka Dharmawati dalam kasus suap program Percepatan Pembangunan Infrastruktur Daerah Transmigasi di Kementrian Tenaga Kerja dan Transmigrasi.
Saran :
Sebaiknya, pemimpin DPR segera merespon surat dari Badan Anggaran. Hal ini perlu, agar segera melakukan konsultasi dan kordinasi dengan presiden, termasuk dengan penegak hokum. Pencaian ini dilakukan supaya Badan Anggaran dalam proses kerjanya dapat dilaksanakan sesuai dengan prissip transparansi, akuntabilisasi, dan partisipatif secara baik demi hasil yang maksimal.
Artikel disusun oleh :
* Esterlina
* Margaretha_Zyhe
* Nurina
Jumat, 03 Juni 2011
tugas softskil bahasa inggris
1. Direct : ahmad said to me, ‘I have to leave the office before 4:00 p.m”.
Indirect : ahmad said to me he had to leave the office before 4:00 p.m”
2. Direct : father said ” I’m watching a movie”
Inderect : father said that he was watching a movie
3. Direct : mother said,” I was in bali last week”
Inderect : mother said that she had been in bali the week before
4. Direct : andi said “ i can’t stand eating spicy food
Indirect : andi said that he had can’t stand eating spicy food
5. Direct : maria said,” I’m sorry, I can’t help you”
Inderect : maria said that she was sorry, he couldn’t help me
6. Direct : mother said,” I called you last night”
Inderect : mother said that she had called you the night before
7. Direct : Sarah said “I am enjoying my new job”
indirect : Sarah said that she was enjoying.
8. Direct : Mitha said “I am palnning to leave right away”.
Indirect : mitha said that she was planning to leave right away.
9. Direct : devi said, ‘I don’t want to go.’
indirect : devi said that she don’t won’t to go.
10.Direct : rina said “ I don’t like visiting museums.
Indirect : rina said that she had don’t like visiting museums.
DIRECT SPEECH
Simple Present Tense
‘ I never eat meat,’he explained
Present Continous Tense
‘ I’m waiting for Ann, ’ he said.
Present Perfect Tense
‘ I have found a flat.,’ he said.
Present Perfect Continous Tense
He said, ‘I’ve been waiting for ages’.
INDIRECT SPEECH
Simple Past Tense
He explained that he never ate meat.
Past Continous Tense
He said (that) he was waiting for Ann
Past Perfect Tense
He said (that) he had found a flat.
Past Perfect Continous Tense
He said he had been waiting for ages
Kamis, 14 April 2011
toefl dan toeic
TOEFL merupakan singkatan dari Test Of English as a Foreign Language. TOEFL adalah standardisasi kemampuan bahasa inggris seseorang secara tertulis (de jure) yang meliputi empat aspek penguasaan: Listening, Writing dan Reading.Sistem penilaian TOEFL menggunakan konversi dari setiap jawaban yang benar. Nilai TOEFL tertinggi yang bisa dicapai seseorang adalah 675.
A. Apakah nilai TOEFL seseorang menjamin kemampuan bahasa inggris seseorang?
Umumnya, orang memahami bahwa bahasa inggris adalah speaking, conversation, cas cis cus dan seterusnya. Bahasa inggris mengcover 4 skill utama yaitu: Listening (pencernaan kata melalui pendengaran), Writing (pencernaan kata melalui tulisan dan tata bahasanya), reading (pencernaan makna sebuah text bahasa) dan Speaking (mampu mengucapkannya).
Berbicara tentang penguasaan bahasa, maka tidak bisa dilepaskan dari penguasaan empat skill tadi, secara sempurna. Namun, banyak yang beranggapan, yang penting adalah kemampuan mengucapkannya, meski dengan tata bahasa yang penuh toleransi dan pilihan kata yang seadanya dan asal ketemu.
Dari makna pembicaraan, ucapan tersebut memiliki pengertian. Tetapi kita juga tahu, kualitas seseorang diketahui dari caranya berbicara, terlebih penggunaan diksinya (pilihan kata).
B. Tujuan Test TOEFL
TOEFL memiliki dua tujuan umum yaitu: Academic dan General. Dalam bentuk yang sama, sertifikasi rekomendasi TOEFL bisa gunakan untuk kedua hal tadi.Academic adalah menggunakan test untuk tujuan pendidikan, penelitian atau yang berhubungan dengan kegiatan akademis di luar negeri, ataupun di Indonesia. Untuk paska sarjana, biasanya nilai minimal adalah 550. sedangkan untuk S1 adalah 500
General pada umumnya digunakan untuk tujuan pekerjaan, kenaikan pangkat atau tugas kerja. Banyak perusahaan yang memasang standar bahasa inggris karyawannya dengan melihat nilai TOEFL – nya. Umumnya, nilai TOEFL minimal adalah 500 untuk kenaikan pangkat standar.
Sepanjang yang saya temui, kisaran nilai TOEFL rata – rata orang indonesia dengan jenjang pendidikan minimal S1 sangat fluktuatif. Bahkan ada beberapa yang tidak mengetahui apa dan untuk apa itu TOEFL (mereka membaca dengan : ”tufl”). Tidak demikian dengan para pengambil jurusan bahasa inggris semasa kuliah. Minimal mereka tahu, apa itu TOEFL. Meski demikian, nilai TOEFL seorang mahasiswa atau lulusan jurusan bahasa inggris sekalipun tidak menjamin tinggi. Pada beberapa kali case recruiment, saya mendapati beberapa applicant mendapatkan nilai TOEFL 300, padahal di lamarannya, yang bersangkutan adalah alumni sebuah ABA (Akademi Bahasa Asing).Sedangkan secara umum, fluktuasi nilai TOEFL rata – ratanya berkisar antara 300 sampai 600.
TOEIC
A. Sejarah Tes TOEIC
ETS (Educational Test Service) sebuah organisasi yang membaktikan dirinya bagi pengukuran edukasional dan penelitian dalam kebijakan pendidikan dan psychometrics, merancang dan menciptakan tes TOIC pada tahun 1979 berdasarkan permintaan pemimpin-pemimpin bisnis Jepang. Selama bertahun-tahun, tes TOEIC diadopsi oleh banyak negara lain dan dengan cepat menjadi standar global bagi penentuan kemampuan berbahasa Inggris pada konteks yang berhubungan dengan kerja.
The Chauncey Group International Ltd., sebuah subsidiary dari ETS, mengembangkan dan menerbitkan tes TOEIC. The Chauncey Group International adalah sebuah perusahaan testing yang mengkhususkan diri pada profesional licensing exams dan sertifikasi keterampilan dan kemajuan di tempat kerja. Markas The Chauncey Group International terletak di Princeton, New Jersey, USA, kantor Eropanya (Chauncey Group Europe SA) berada di Paris, Prancis [12]. http://www.lintasberita.com/buttons_lb/lintasberita-100x20.gif
A. Pengertian Tes TOEIC
Tes TOEIC (Test of English for International Communication) adalah tes keahlian berbahasa Inggris untuk orang-orang yang bahasaibunya bukan Bahasa Ingris. Tes TOEIC dapat mengukur kemampuan berbahasa Inggris untuk individu yang bekerja di lingkungan internasional dalam kesehariannya. Nilai-nilainya menunjukkan seberapa baik seseorang dapat berkomunikasi dalam Bahasa Inggris dengan individu lainnya dalam berbisnis, perdagangan dan industri. Ts ini tidak memerlukan pengetahuan khusus atau istilah yang tidak umum ang digunakan orang dalam aktivitasnya sehari-hari.
B. Teori TOEIC
TOEIC (Test of English for International Communication) adalah tes kemahiran Bahasa Inggris bagi orang-orang yang bahasa aslinya bukan Bahasa Inggris. Skor tes TOEIC menunjukkan seberapa baik orang dapat berkomunikasi dalam Bahasa Inggris dengan orang lain pada lingkungan kerja global. Tes tersebut tidak memerlukan pengetahuan atau kosakata khusus, tes ini hanya mengukur jenis bahasa Inggris yang dipakai dalam aktivitas sehari-hari [10].
Tes TOEIC adalah tes kemahiran berbahasa Inggris yang terkemuka di dunia pada konteks lingkungan kerja global. Lebih dari 4.000 perusahaan di seluruh dunia memakai tes TOEIC, dan lebih dari 2 juta orang mendaftar guna mengambil tes ini setiap tahun [11].
Format Tes TOEIC
Tes TOEIC adalah tes pilihan ganda, yang terdiri dari 200 pertanyaan yang dibagi ke dalam dua bagian waktu terpisah selama dua jam.
Bagian – Bagian Soal Tes TOEIC
Pemahaman Mendengar (listening)
Bagian ini terdiri dari 100 pertanyaan dan dibagi ke dalam empat bagian. Peserta tes mendengar rekaman tentang pernyataan, pertanyaan, percakapan pendek, dan penjelasan singkat, kemudian menjawab pertanyaan-pertanyaan berdasarkan pada segmen-segmen mendengar. Keseluruhan Bagian Pemahaman Pendengaran membutuhkan kira-kira 45 menit. Di bagian ini terbagi empat part yaitu part satu Photographs yang terdiri dari dua puluh soal dengan empat jawaban pilihan. Part kedua yaitu Questions and Response terdiri dari tiga puluh soal dan tiga pilihan jawaban. Part tiga yaitu Short Conversations terdiri dari tiga puluh soal dan empat pilihan jawaban, dan part empat Short Talks terdiri dari dua puluh soal dan empat pilihan jawaban.
Bacaan (Reading)
Bagian bacaan terdiri dari 100 pertanyaan yang disajikan dalam format tertulis pada buku tes. Peserta membaca berbagai macam bahan dan menjawab pertanyaan-pertanyaan berdasarkan kecepatan mereka sendiri yang sesuai dengan bahan bacaan itu sendiri. Keseluruhan bagian bacaan memerlukan 75 menit. Bagian ini terdiri dari 3 bagian, lanjutan dari bagian pemahaman mendengar. Part lima Incomplete Sentences terdiri dari 40 soal dan empat pilihan jawaban. Part enam yaitu Error Recognition terdiri dari dua puluh soal dan empat pilihan jawaban. Part tujuh yaitu Reading Comprehension terdiri dari empat puluh soal dan empat pilihan jawaban.
Peserta menjawab pertanyaan dengan menandai salah satu dari huruf (A), (B), (C), (D) dengan pensil pada lembah jawaban yang terpisah. Meskipun waktu testing yang sebenarnya adalah kira-kira dua jam waktu tambahan yang diperlukan peserta guna menyelesaikan pertanyaan biografi pada lembar jawaban dan merespon questionnaire singkat tentang pendidikan dan sejarah kerja mereka.
Isi Tes TOEIC
Tes TOEIC dirancang untuk memenuhi kebutuhan dunia kerja. Pertanyaan-pertanyaan tes dikembangkan dari contoh-contoh bahasa lisan dan tertulis yang dikumpulkan dari berbagai negara di seluruh dunia, di mana Bahasa Inggris dipakai di tempat kerja. Pertanyaan-pertanyaan tes berisikan banyak suasana dan situasi yang berbeda, seperti General business (kontrak, perundingan, pemasaran, penjualan, perencanaan bisnis, konferensi), Manufacturing (manajemen pabrik, lini perakitan, pengendalian kualitas), Finance and budgeting (perbankan, penanaman modal, perpajakan, akunting, penagihan), Corporate development (penelitian, pengembangan produk.) Offices (papan pertemuan, surat-menyurat, memo, telefon, faks, dan pesan-pesan e-mail, peralatan dan perabotan kantor, prosedur perkantoran), Personnel (penerimaan, mempekerjakan, pensiun, gaji, promosi, lamaran kerja, periklanan), Purchasing (pembelanjaan, pemesanan, pengiriman, pembatalan), Technical areas (elektronik, teknologi, spesifikasi, pembeliaan dan penyewaan, layanan listrik dan gas), Travel (kereta api, pesawat terbang, taksi, bus, kapal, feri, tiket, jadwal, pengumuman stasiun dan lapangan terbang, penyewaan mobil, hotel, reservasi, keterlambatan dan penundaan), Dining out (makan siang bisnis dan informal, resepsi, reservasi restoran). Entertainment (bioskop, theater, musik, seni, media), Health (asuransi kesehatan, mengunjungi dokter, dokter gigi, klinik, rumah sakit).
Meskipun bahasa dari suasana-suasana di atas mengetengahkan konteks pertanyaan-pertanyaan ujian, peserta tidak diharuskan mengetahui kosakata bisnis dan teknik khusus. Test TOEIC cocok digunakan di semua lingkungan, di mana Bahasa Inggris digunakan oleh penutur asli dari bahasa-bahasa lain.
Ada beberapa perbedaan, antara TOEIC dan TOEFL. Dalam hal tujuan, TOEFL dipakai untuk kepentingan akademis. Sedangkan TOEIC digunakan untuk mencari kerja, bisnis, dan komunikasi. Jadi, TOEIC as a life skill, lebih ke aplikasi, karena tiap hari dipraktekkan.
Lalu, dalam perbandingan hasil penilaian pun berbeda. Untuk TOEFL, lebih kepada nilai untuk individu dan institusi saja. Sedangkan TOEIC, selain untuk score individu juga berguna dalam sertifikat, benchmarking report dan analisis. Perbedaan yang lain terlihat dalam jenis tes. Sebab, dalam TOIEC yang diujikan hanya listening dan reading saja. Berbeda dengan TOEFL yang juga menyertakan tes speaking dan writing.
C. Perbedaan antara TOEFL dan TOIEC
Akan tetapi, jika dilihat dari sisi kebutuhan dan usia, akan dapat dipilih mana yang mestinya digunakan. Misalnya saja pelajar lebih memerlukan TOEFL dibanding TOIEC. Ini karena dalam mata pelajaran mereka masih termuat writing. Namun, di luar itu, seharusnya dalam TOIEC juga ada latihan untuk writing. Sebab, bagaimanapun juga kemampuan ini juga dibutuhkan di dunia kerja.
Selain itu, karena TOIEC menggunakan standar internasional, mungkin wajar saja jika harga ujiannya mahal. Kabarnya, sekali tes memerlukan dana sekitar 400 ribu per orang. Harga ini bisa dikatakan cukup tinggi untuk kalangan masyarakat umum, apalagi bagi mahasiswa. Tidak semua orang mampu memenuhinya. Berbeda dengan TOEFL yang ‘lumayan’ terjangkau, cukup dengan 30 ribu saja, tes sudah dapat dilakukan. Ini menjadi suatu pertimbangan lain untuk menimbang-nimbang antara dua jenis test ini. Jadi, sesuaikan dengan isi ‘doku’-lah.
Apakah TOEIC itu? Dan apa bedanya pula dengan TOEFL?
TOEFL, GRE, SAT dan TOEIC merupakan produk-produk tes yang dikeluarkan ETS (Educational Testing Service) yang berpusat di AS dan telah beroperasi lebih dari 40 tahun. Selama ini produk uji kemampuan bahasa Inggris dari ETS yang paling populer di Indonesia adalah TOEFL (Test of English As Foreign Language). Namun, tes TOEFL tersebut sesungguhnya dirancang untuk keperluan akademis yakni bagi siapa saja yang ingin melanjutkan studi ke AS dan Amerika Utara. Selama ini, kalangan perusahaan di Indonesia pun ikut memasang skor TOEFL sebagai persyaratan rekrutmen karyawan.
Penggunaaan skor TOEFL untuk dunia kerja ternyata kurang efektif. Oleh karena itu, kemudian terjadi tren dari perusahaan-perusahaan yang bermaksud merekrut karyawan untuk beralih ke TOEIC (Test of English for International Communication). TOEIC sudah diselenggarakan ETS selama 25 tahun di seluruh dunia. ” Di Indonesia tes TOEIC mulai diperkenalkan pada tahun 1999,” kata Julivan E. Rondonuwu dari PT International Test Center, perwakilan ETS di Indonesia.TOEIC merupakan tes keahlian berbahasa Inggris untuk orang-orang yang bahasa ibunya bukan Bahasa Inggris. Tes TOEIC dapat mengukur kemampuan berbahasa Inggris untuk individu yang bekerja di lingkungan internasional dalam kesehariannya.
Nilai-nilainya menunjukkan seberapa baik seseorang dapat berkomunikasi dalam bahasa Inggris dengan individu lainnya dalam berbisnis,perdagangan dan industri. Tes ini tidak memerlukan pengetahuan khusus atau istilah yang tidak umum seperti yang terdapat dalam tes TOEFL.Oleh karena itu, materi tes TOEIC lebih mudah dibandingkan tes TOEFL karena hanya merupakan tes pilihan ganda selama 2 (dua) jam yang dibagi dalam sesi mendengarkan dan sesi membaca.
Oleh karena itu tes TOEIC dipandang cocok bagi karyawan atau staf yang menggunakan bahasa Inggris di lingkungannya seperti bisnis, hotel, rumah sakit, restoran, pertemuan internasional, konferensi dan even olahraga. Demikian pula staf manajemen, sales dan karyawan teknik dalam bisnis internasional, perdagangan dan industri yang membutuhkan Bahasa Inggris dalam pekerjaan mereka.
Skor TOEIC dimulai dari angka 400 hingga 990. Ada enam level yakni level 0/0+ Novice (skor 10-250), level 1 Elementary (skor 255-400), level 1+ Intermediate (skor 405-600), level 2 Basic Working Proficiency (skor 605-780), level 2+ Advance Working Profiency ( skor 785-900) dan level 3/3+ General Professional Proficiency (skor 905-990).Seorang calon karyawan biasa minimal harus memiliki skor TOEIC sebesar 400. Sementara seorang calon manajer minimal harus memiliki skor TOEIC sebesar 800.
Seseorang yang memiliki skor TOEIC 405-600 , misalnya, dalam mendengarkan mampu mengerti penjelasan yang berkaitan dengan tugas rutin sehari-hari , mengerti pengumuman-pengumuman selama dalam perjalanan dan mengusai percakapan social yang terbatas. Dalam hal berbicara mampu menerangkan tanggung jawab kerj adan latar belakang akademis serta melakukan diskusi tentang proyek di masa lalu dan masa yang akan datang. Sedangkan dalam hal membaca masih membutuhkan kamus untuk memahami dokumen-dokumen teknik. Dan terakhir dalam hal menulis orang yang memiliki level intermediate itu mampu menulis memo pendek, surat komplain dan mengisi formulir aplikasi sederhana.
Nama : Ester Lina Betaria
NPM : 20208458
Kelas : 3EB06
TOEFL
TOEFL merupakan singkatan dari Test Of English as a Foreign Language. TOEFL adalah standardisasi kemampuan bahasa inggris seseorang secara tertulis (de jure) yang meliputi empat aspek penguasaan: Listening, Writing dan Reading.Sistem penilaian TOEFL menggunakan konversi dari setiap jawaban yang benar. Nilai TOEFL tertinggi yang bisa dicapai seseorang adalah 675.
A. Apakah nilai TOEFL seseorang menjamin kemampuan bahasa inggris seseorang?
Umumnya, orang memahami bahwa bahasa inggris adalah speaking, conversation, cas cis cus dan seterusnya. Bahasa inggris mengcover 4 skill utama yaitu: Listening (pencernaan kata melalui pendengaran), Writing (pencernaan kata melalui tulisan dan tata bahasanya), reading (pencernaan makna sebuah text bahasa) dan Speaking (mampu mengucapkannya).
Berbicara tentang penguasaan bahasa, maka tidak bisa dilepaskan dari penguasaan empat skill tadi, secara sempurna. Namun, banyak yang beranggapan, yang penting adalah kemampuan mengucapkannya, meski dengan tata bahasa yang penuh toleransi dan pilihan kata yang seadanya dan asal ketemu.
Dari makna pembicaraan, ucapan tersebut memiliki pengertian. Tetapi kita juga tahu, kualitas seseorang diketahui dari caranya berbicara, terlebih penggunaan diksinya (pilihan kata).
B. Tujuan Test TOEFL
TOEFL memiliki dua tujuan umum yaitu: Academic dan General. Dalam bentuk yang sama, sertifikasi rekomendasi TOEFL bisa gunakan untuk kedua hal tadi.Academic adalah menggunakan test untuk tujuan pendidikan, penelitian atau yang berhubungan dengan kegiatan akademis di luar negeri, ataupun di Indonesia. Untuk paska sarjana, biasanya nilai minimal adalah 550. sedangkan untuk S1 adalah 500
General pada umumnya digunakan untuk tujuan pekerjaan, kenaikan pangkat atau tugas kerja. Banyak perusahaan yang memasang standar bahasa inggris karyawannya dengan melihat nilai TOEFL – nya. Umumnya, nilai TOEFL minimal adalah 500 untuk kenaikan pangkat standar.
Sepanjang yang saya temui, kisaran nilai TOEFL rata – rata orang indonesia dengan jenjang pendidikan minimal S1 sangat fluktuatif. Bahkan ada beberapa yang tidak mengetahui apa dan untuk apa itu TOEFL (mereka membaca dengan : ”tufl”). Tidak demikian dengan para pengambil jurusan bahasa inggris semasa kuliah. Minimal mereka tahu, apa itu TOEFL. Meski demikian, nilai TOEFL seorang mahasiswa atau lulusan jurusan bahasa inggris sekalipun tidak menjamin tinggi. Pada beberapa kali case recruiment, saya mendapati beberapa applicant mendapatkan nilai TOEFL 300, padahal di lamarannya, yang bersangkutan adalah alumni sebuah ABA (Akademi Bahasa Asing).Sedangkan secara umum, fluktuasi nilai TOEFL rata – ratanya berkisar antara 300 sampai 600.
TOEIC
A. Sejarah Tes TOEIC
ETS (Educational Test Service) sebuah organisasi yang membaktikan dirinya bagi pengukuran edukasional dan penelitian dalam kebijakan pendidikan dan psychometrics, merancang dan menciptakan tes TOIC pada tahun 1979 berdasarkan permintaan pemimpin-pemimpin bisnis Jepang. Selama bertahun-tahun, tes TOEIC diadopsi oleh banyak negara lain dan dengan cepat menjadi standar global bagi penentuan kemampuan berbahasa Inggris pada konteks yang berhubungan dengan kerja.
The Chauncey Group International Ltd., sebuah subsidiary dari ETS, mengembangkan dan menerbitkan tes TOEIC. The Chauncey Group International adalah sebuah perusahaan testing yang mengkhususkan diri pada profesional licensing exams dan sertifikasi keterampilan dan kemajuan di tempat kerja. Markas The Chauncey Group International terletak di Princeton, New Jersey, USA, kantor Eropanya (Chauncey Group Europe SA) berada di Paris, Prancis [12]. http://www.lintasberita.com/buttons_lb/lintasberita-100x20.gif
A. Pengertian Tes TOEIC
Tes TOEIC (Test of English for International Communication) adalah tes keahlian berbahasa Inggris untuk orang-orang yang bahasaibunya bukan Bahasa Ingris. Tes TOEIC dapat mengukur kemampuan berbahasa Inggris untuk individu yang bekerja di lingkungan internasional dalam kesehariannya. Nilai-nilainya menunjukkan seberapa baik seseorang dapat berkomunikasi dalam Bahasa Inggris dengan individu lainnya dalam berbisnis, perdagangan dan industri. Ts ini tidak memerlukan pengetahuan khusus atau istilah yang tidak umum ang digunakan orang dalam aktivitasnya sehari-hari.
B. Teori TOEIC
TOEIC (Test of English for International Communication) adalah tes kemahiran Bahasa Inggris bagi orang-orang yang bahasa aslinya bukan Bahasa Inggris. Skor tes TOEIC menunjukkan seberapa baik orang dapat berkomunikasi dalam Bahasa Inggris dengan orang lain pada lingkungan kerja global. Tes tersebut tidak memerlukan pengetahuan atau kosakata khusus, tes ini hanya mengukur jenis bahasa Inggris yang dipakai dalam aktivitas sehari-hari [10].
Tes TOEIC adalah tes kemahiran berbahasa Inggris yang terkemuka di dunia pada konteks lingkungan kerja global. Lebih dari 4.000 perusahaan di seluruh dunia memakai tes TOEIC, dan lebih dari 2 juta orang mendaftar guna mengambil tes ini setiap tahun [11].
Format Tes TOEIC
Tes TOEIC adalah tes pilihan ganda, yang terdiri dari 200 pertanyaan yang dibagi ke dalam dua bagian waktu terpisah selama dua jam.
Bagian – Bagian Soal Tes TOEIC
Pemahaman Mendengar (listening)
Bagian ini terdiri dari 100 pertanyaan dan dibagi ke dalam empat bagian. Peserta tes mendengar rekaman tentang pernyataan, pertanyaan, percakapan pendek, dan penjelasan singkat, kemudian menjawab pertanyaan-pertanyaan berdasarkan pada segmen-segmen mendengar. Keseluruhan Bagian Pemahaman Pendengaran membutuhkan kira-kira 45 menit. Di bagian ini terbagi empat part yaitu part satu Photographs yang terdiri dari dua puluh soal dengan empat jawaban pilihan. Part kedua yaitu Questions and Response terdiri dari tiga puluh soal dan tiga pilihan jawaban. Part tiga yaitu Short Conversations terdiri dari tiga puluh soal dan empat pilihan jawaban, dan part empat Short Talks terdiri dari dua puluh soal dan empat pilihan jawaban.
Bacaan (Reading)
Bagian bacaan terdiri dari 100 pertanyaan yang disajikan dalam format tertulis pada buku tes. Peserta membaca berbagai macam bahan dan menjawab pertanyaan-pertanyaan berdasarkan kecepatan mereka sendiri yang sesuai dengan bahan bacaan itu sendiri. Keseluruhan bagian bacaan memerlukan 75 menit. Bagian ini terdiri dari 3 bagian, lanjutan dari bagian pemahaman mendengar. Part lima Incomplete Sentences terdiri dari 40 soal dan empat pilihan jawaban. Part enam yaitu Error Recognition terdiri dari dua puluh soal dan empat pilihan jawaban. Part tujuh yaitu Reading Comprehension terdiri dari empat puluh soal dan empat pilihan jawaban.
Peserta menjawab pertanyaan dengan menandai salah satu dari huruf (A), (B), (C), (D) dengan pensil pada lembah jawaban yang terpisah. Meskipun waktu testing yang sebenarnya adalah kira-kira dua jam waktu tambahan yang diperlukan peserta guna menyelesaikan pertanyaan biografi pada lembar jawaban dan merespon questionnaire singkat tentang pendidikan dan sejarah kerja mereka.
Isi Tes TOEIC
Tes TOEIC dirancang untuk memenuhi kebutuhan dunia kerja. Pertanyaan-pertanyaan tes dikembangkan dari contoh-contoh bahasa lisan dan tertulis yang dikumpulkan dari berbagai negara di seluruh dunia, di mana Bahasa Inggris dipakai di tempat kerja. Pertanyaan-pertanyaan tes berisikan banyak suasana dan situasi yang berbeda, seperti General business (kontrak, perundingan, pemasaran, penjualan, perencanaan bisnis, konferensi), Manufacturing (manajemen pabrik, lini perakitan, pengendalian kualitas), Finance and budgeting (perbankan, penanaman modal, perpajakan, akunting, penagihan), Corporate development (penelitian, pengembangan produk.) Offices (papan pertemuan, surat-menyurat, memo, telefon, faks, dan pesan-pesan e-mail, peralatan dan perabotan kantor, prosedur perkantoran), Personnel (penerimaan, mempekerjakan, pensiun, gaji, promosi, lamaran kerja, periklanan), Purchasing (pembelanjaan, pemesanan, pengiriman, pembatalan), Technical areas (elektronik, teknologi, spesifikasi, pembeliaan dan penyewaan, layanan listrik dan gas), Travel (kereta api, pesawat terbang, taksi, bus, kapal, feri, tiket, jadwal, pengumuman stasiun dan lapangan terbang, penyewaan mobil, hotel, reservasi, keterlambatan dan penundaan), Dining out (makan siang bisnis dan informal, resepsi, reservasi restoran). Entertainment (bioskop, theater, musik, seni, media), Health (asuransi kesehatan, mengunjungi dokter, dokter gigi, klinik, rumah sakit).
Meskipun bahasa dari suasana-suasana di atas mengetengahkan konteks pertanyaan-pertanyaan ujian, peserta tidak diharuskan mengetahui kosakata bisnis dan teknik khusus. Test TOEIC cocok digunakan di semua lingkungan, di mana Bahasa Inggris digunakan oleh penutur asli dari bahasa-bahasa lain.
Ada beberapa perbedaan, antara TOEIC dan TOEFL. Dalam hal tujuan, TOEFL dipakai untuk kepentingan akademis. Sedangkan TOEIC digunakan untuk mencari kerja, bisnis, dan komunikasi. Jadi, TOEIC as a life skill, lebih ke aplikasi, karena tiap hari dipraktekkan.
Lalu, dalam perbandingan hasil penilaian pun berbeda. Untuk TOEFL, lebih kepada nilai untuk individu dan institusi saja. Sedangkan TOEIC, selain untuk score individu juga berguna dalam sertifikat, benchmarking report dan analisis. Perbedaan yang lain terlihat dalam jenis tes. Sebab, dalam TOIEC yang diujikan hanya listening dan reading saja. Berbeda dengan TOEFL yang juga menyertakan tes speaking dan writing.
C. Perbedaan antara TOEFL dan TOIEC
Akan tetapi, jika dilihat dari sisi kebutuhan dan usia, akan dapat dipilih mana yang mestinya digunakan. Misalnya saja pelajar lebih memerlukan TOEFL dibanding TOIEC. Ini karena dalam mata pelajaran mereka masih termuat writing. Namun, di luar itu, seharusnya dalam TOIEC juga ada latihan untuk writing. Sebab, bagaimanapun juga kemampuan ini juga dibutuhkan di dunia kerja.
Selain itu, karena TOIEC menggunakan standar internasional, mungkin wajar saja jika harga ujiannya mahal. Kabarnya, sekali tes memerlukan dana sekitar 400 ribu per orang. Harga ini bisa dikatakan cukup tinggi untuk kalangan masyarakat umum, apalagi bagi mahasiswa. Tidak semua orang mampu memenuhinya. Berbeda dengan TOEFL yang ‘lumayan’ terjangkau, cukup dengan 30 ribu saja, tes sudah dapat dilakukan. Ini menjadi suatu pertimbangan lain untuk menimbang-nimbang antara dua jenis test ini. Jadi, sesuaikan dengan isi ‘doku’-lah.
Apakah TOEIC itu? Dan apa bedanya pula dengan TOEFL?
TOEFL, GRE, SAT dan TOEIC merupakan produk-produk tes yang dikeluarkan ETS (Educational Testing Service) yang berpusat di AS dan telah beroperasi lebih dari 40 tahun. Selama ini produk uji kemampuan bahasa Inggris dari ETS yang paling populer di Indonesia adalah TOEFL (Test of English As Foreign Language). Namun, tes TOEFL tersebut sesungguhnya dirancang untuk keperluan akademis yakni bagi siapa saja yang ingin melanjutkan studi ke AS dan Amerika Utara. Selama ini, kalangan perusahaan di Indonesia pun ikut memasang skor TOEFL sebagai persyaratan rekrutmen karyawan.
Penggunaaan skor TOEFL untuk dunia kerja ternyata kurang efektif. Oleh karena itu, kemudian terjadi tren dari perusahaan-perusahaan yang bermaksud merekrut karyawan untuk beralih ke TOEIC (Test of English for International Communication). TOEIC sudah diselenggarakan ETS selama 25 tahun di seluruh dunia. ” Di Indonesia tes TOEIC mulai diperkenalkan pada tahun 1999,” kata Julivan E. Rondonuwu dari PT International Test Center, perwakilan ETS di Indonesia.TOEIC merupakan tes keahlian berbahasa Inggris untuk orang-orang yang bahasa ibunya bukan Bahasa Inggris. Tes TOEIC dapat mengukur kemampuan berbahasa Inggris untuk individu yang bekerja di lingkungan internasional dalam kesehariannya.
Nilai-nilainya menunjukkan seberapa baik seseorang dapat berkomunikasi dalam bahasa Inggris dengan individu lainnya dalam berbisnis,perdagangan dan industri. Tes ini tidak memerlukan pengetahuan khusus atau istilah yang tidak umum seperti yang terdapat dalam tes TOEFL.Oleh karena itu, materi tes TOEIC lebih mudah dibandingkan tes TOEFL karena hanya merupakan tes pilihan ganda selama 2 (dua) jam yang dibagi dalam sesi mendengarkan dan sesi membaca.
Oleh karena itu tes TOEIC dipandang cocok bagi karyawan atau staf yang menggunakan bahasa Inggris di lingkungannya seperti bisnis, hotel, rumah sakit, restoran, pertemuan internasional, konferensi dan even olahraga. Demikian pula staf manajemen, sales dan karyawan teknik dalam bisnis internasional, perdagangan dan industri yang membutuhkan Bahasa Inggris dalam pekerjaan mereka.
Skor TOEIC dimulai dari angka 400 hingga 990. Ada enam level yakni level 0/0+ Novice (skor 10-250), level 1 Elementary (skor 255-400), level 1+ Intermediate (skor 405-600), level 2 Basic Working Proficiency (skor 605-780), level 2+ Advance Working Profiency ( skor 785-900) dan level 3/3+ General Professional Proficiency (skor 905-990).Seorang calon karyawan biasa minimal harus memiliki skor TOEIC sebesar 400. Sementara seorang calon manajer minimal harus memiliki skor TOEIC sebesar 800.
Seseorang yang memiliki skor TOEIC 405-600 , misalnya, dalam mendengarkan mampu mengerti penjelasan yang berkaitan dengan tugas rutin sehari-hari , mengerti pengumuman-pengumuman selama dalam perjalanan dan mengusai percakapan social yang terbatas. Dalam hal berbicara mampu menerangkan tanggung jawab kerj adan latar belakang akademis serta melakukan diskusi tentang proyek di masa lalu dan masa yang akan datang. Sedangkan dalam hal membaca masih membutuhkan kamus untuk memahami dokumen-dokumen teknik. Dan terakhir dalam hal menulis orang yang memiliki level intermediate itu mampu menulis memo pendek, surat komplain dan mengisi formulir aplikasi sederhana.
Jumat, 25 Maret 2011
tugas bahasa inggris
At the time abunawas was working in the field as potato plating season was approaching. When the royal soldier arrived, he was digging. And with no apparent reason they promptly dragger Abunawas in accordance with the king’s order.
In a few days, the potato to be planted, while his wife was not strong enough to do hoeing. Abunawas knew that his neighbours would not be willing to help his wife as they were also busy with their own work. There was nothing he could in prison expect triying to find a way out.
1. How did the king put Abunawas into prison ?
a. With the money
b. With the authority
c. With the gold
d. With the traps
e. With potato
Answer : B
2. What was Abunawas doing when the royal soldier arrived ?
a. Sleeping
b. Dinging
c. Eating
d. Hoeing
e. Approaching
Answer : B
3. Who would not be willing to help Abunawas wife ?
a. Soldiers
b. The king
c. Neighbours
d. Abunawas
Haroen Al Rasyid
Answer : E
4. He had in his hand, his refers to….?
a. Abunawas
b. Neighbor
c. Soldier
d. The king
e. Friend
Answer : A
5. Approaching means…?
a. Read
b. Arrive
c. Suitable
d. Come nearer
e. Watch
Answer : A
6. I belive in…..flowers
a. Send
b. Sending
c. Sent
d. Is sending
e. Send
Answer : A
7. He doesn’t approve of….women a letter.
a. Give
b. Gave
c. Given
d. Giving
e. Gives
Answer : C
8. Affection is similar meaning to….?
a. Charm
b. Interested in
c. Feeling of fondness love
d. Admire
e. Hate
Answer : A
9. No bodydared to tell clumsy that his gift was a really skateboard. The italic word means…?
a. Fear
b. Support
c. Have a power to
d. Had the courag to
e. Like
Answer : C
10. If we respect each other, we won’t abuse each Other trus, what does abuse mean ?
a. Belive in
b. Make bad or wrong use of
c. Cruel or rude
d. Take advantage of
e. Interested in